Global Distribution System di Bisnis Penerbangan

November 30, 2007 at 6:32 am 3 comments

Sistem Teknologi informasi yang handal sangat diperlukan dalam bisnis Penerbangan. Manajemen system penanganan penumpang sangat memerlukan bantuan teknologi IT yang akurat untuk meminimalkan delivery pelayanan yang tidak memuaskan. Sistem Teknologi IT yang utama dalam bisnis penerbangan adalah Sistem Reservasi atau sering diistilahkan dengan CRS ( Computer reservasi system ) yang fungsinya adalah menampilkan informasi produk dan fasilitas suatu Airline seperti jadwal penerbangan, pesawat yang digunakan, tariff rute, dan lain sebagainya sehingga memudahkan calon penumpang untuk booking seat, kemudian melakukan konfirmasi keberangkatan, dan memudahkan pembelian tiket sampai akhirnya penumpang melakukan checkin dan terbang dan akhirnya tiba ditempat tujuan. Sistem Reservasi merupakan system teknologi IT tingkat tinggi karena membutuhkan resources yang banyak baik hardware dan softwarenya dimana perlu pemrograman yang kompleks dan system database yang sangat besar serta membutuhkan system koneksi yang besar. Biasanya setiap maskapai memiliki satu system reservasi. Adanya system  ini sangat memudahkan perusahaan dalam melayani penumpang terutama sekali akan terasa manfaatnya apabila pesawat mempunyai connecting terbang yang panjang ke beberapa kota yang mempunyai konsep Hub dan spoke, sehingga ada beberapa leg(rute) yang perlu transit atau ada penumpang yang turun dan selanjutnya ada penumpang baru yg terbang menuju rute lainnya.

Hanya saja, mengingat system masing-masing maskapai adalah banyak yang berbeda sehingga berdampak pada sulitnya jalur distribusi memberi pelayanan ke konsumen seperti booking maupun penjualan tiket yang dijual oleh Travel Agent. Apabila dipaksakan maka sebuah Trvel Agent harus mempunyai lebih dari satu system sesuai dengan jumlah tiket maskapai yang dijualnya. Hal tersebut berdampak pada biaya investasi yang membengkak untuk pembelian system masing-masing maskapai. Oleh karena itu timbul ide untuk menggabungkan semua system maskapai ke dalam satu system yang selanjutnya disebut Mega CRS. Satu system mempunyai dampak yang menguntungkan untuk Travel agent karena biaya investasi system oleh Travel Agent menjadi lebih murah, baik dari sisi hardware maupun biaya koneksi (networking).

Mega CRS atau dikenal GDS (Global Distribution System) ini sebenarnya hanya perpanjangan system Reservasi (CRS) dari masing-masing maskapai yang disatukan kedalam satu system yaitu pada satu layar komputer sehingga Travel Agent akan dapat melihat semua info produk penerbangan yang ada walaupun maskapainya berbeda-beda. Hanya saja, maskapai perlu menjadi member ke dalam system Mega CRS tersebut agar produknya dapat terlihat pada system Mega CRS. Member GDS biasa disebut dengan level partisipasi.

GDS berfungsi sebagai alat saluran distribusi penjualan yang memberikan kemudahan kepada calon penumpang untuk memperoleh produk Airline / penerbangan yang berpartisipasi dengannya dan fungsi lainnya adalah untuk Memperluas jaringan distribusi masing – masing maskapai.

Beberapa contoh GDS ( Global Distribution System / Mega CRS ) 

Kode :        Nama : 

1. 1A                 Amadeuz

2. 1B                 Abacus Distribution system

3. 1G                 Galileo International

4. 1S                 Sabre

5. 1P                 Wordspan

6. 1V                 Apollo 

Tingkat partispasi maskapai antara lain sering disebut sebagai berikut ;

·         Full availability

·         Answer Back

·         Direct Access

·      Direct Connect Sell        

·   Direct Connect Availability  

Sebagai konsekuensi transaksi bisnis, maka maskapai yang tergabung dalam system GDS dikenakan biaya (fee) yang besarnya tergantung dari tingkat partisipasi dan jumlah transaksi yang terjadi. Beberapa GDS memperlakukan booking fee ber variatif sesuai dengan tingat partisipasi. Umumnya Jangkauan GDS adalah bersifat internasional, sehingga penumpang luar negri yang membeli tiket pada Travel Agent di Eropa dapat langsung membeli tiket perjalanan domestik di Indonesia. Hanya saja masih ada regulasi yang mengatur tentang penjualan tiket oleh travel agent lain di luar negri.

Entry filed under: Artikel. Tags: .

Penanganan Komplain dalam Bisnis Airlines. Langkah perbaikan Regulator Penerbangan di Indonesia

3 Comments Add your own

  • 1. Rahmat  |  January 16, 2008 at 4:24 am

    Saya pemilik dari sebuah Travel Agent. Dan saya sangat tertarik dengan tulisan anda mengenai Mega CRS. Bagaimana saya mendapatkan sistem tersebut? Apa yang harus saya persiapkan seperti administrasi dan lain sebagainya.

    Mohon info secepatnya.

    Thanks b’fore
    Rahmat

    Reply
  • 2. wayanbudi  |  February 4, 2008 at 7:48 am

    Kalau Anda sudah memiliki ijin Travel Agent akan sangat mudah memiliki mega CRS. Pilihan Mega CRS yang banyak digunakan adalah Abacus. Silahkan menghubungi kantor Abacus Indonesia terdekat untuk melakukan pendaftaran. Trims.

    Reply
  • 3. verly  |  December 10, 2010 at 8:42 am

    saya tertarik dengan sistem crs. bagamana saya bisa mendapatkan sistem tersebut.

    mohon di info secepatnya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Flickr Photos

La voie lactée

• A Storm At Sea For The Birds And Me •

Frozen lake

More Photos

%d bloggers like this: